Lompat ke isi utama

Berita

Wujudkan Pemilu Inklusif, Bawaslu Nagekeo Gandeng Penyandang Disabilitas di Boanio

Sosialisasi Penguatan Pengawasan Pemilu yang Inklusif bagi Pemilih Disabilitas di Panti Asuhan Bhakti Luhur Boanio, Selasa (12/5)

Sosialisasi Penguatan Pengawasan Pemilu yang Inklusif bagi Pemilih Disabilitas di Panti Asuhan Bhakti Luhur Boanio, Selasa (12/5)

MBAY, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nagekeo melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penguatan Pengawasan Pemilu yang Inklusif bagi Pemilih Disabilitas di Panti Asuhan Bhakti Luhur Boanio, Selasa (12/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dengan melibatkan seluruh elemen tanpa terkecuali, termasuk penyandang disabilitas. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Bawaslu Kabupaten Nagekeo, Blasius Timba, didampingi Koordinator Sekretariat Stefanus Do Ratu beserta jajaran staf sekretariat.

Dalam sambutannya, Blasius Timba menekankan bahwa pengawasan Pemilu yang inklusif merupakan kunci lahirnya demokrasi yang sehat, di mana semua lapisan masyarakat memiliki ruang yang sama untuk terlibat. Ia menjelaskan bahwa menjaga integritas proses demokrasi bukan hanya tanggung jawab lembaga penyelenggara, melainkan mandat seluruh warga negara. Melalui sosialisasi ini, Bawaslu mengajak para pengurus serta teman-teman penyandang disabilitas di Panti Asuhan Bhakti Luhur Boanio untuk menjadi mitra strategis dalam pengawasan partisipatif dan tidak ragu melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran Pemilu di lingkungan sekitar.

Menanggapi kehadiran Bawaslu, Suster Kepala Panti Asuhan Bhakti Luhur Boanio, Veronika Yuli Bili, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada komunitas disabilitas. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan nyata terhadap hak-hak penyandang disabilitas sebagai warga negara yang setara dalam proses demokrasi. Baginya, ajakan Bawaslu untuk terlibat aktif memberikan rasa percaya diri bahwa suara dan peran kelompok disabilitas sangat dihargai dan memiliki kedudukan yang sama dalam menjaga keadilan Pemilu.

Foto bersama

Kegiatan yang dipandu oleh Stefanus Do Ratu ini berlangsung dalam suasana hangat dan diwarnai dengan diskusi interaktif bersama para peserta. Dengan terlaksananya sosialisasi ini, Bawaslu Kabupaten Nagekeo berharap kesadaran masyarakat terhadap pengawasan partisipatif semakin kuat, sehingga tercipta proses Pemilu yang lebih inklusif, demokratis, dan berintegritas di seluruh wilayah Kabupaten Nagekeo.

Penulias: Angga Setiawan
Dokumentasi : Emanuel Misa