Lompat ke isi utama

Berita

Edukasi Demokrasi Sejak Dini, Bawaslu Nagekeo Bekali Pemilih Pemula Pengetahuan Kepemiluan

Para siswa kelas XI dan XII SMA Katolik St. Teresia Danga saat mendengarkan sosialisasi mengenai peran pengawas pemilu, pencegahan dan penindakan pelanggaran pemilu yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Nagekeo, Sabtu (21/2/2026).

Para siswa kelas XI dan XII SMA Katolik St. Teresia Danga saat mendengarkan sosialisasi mengenai peran pengawas pemilu, pencegahan dan penindakan pelanggaran pemilu yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Nagekeo, Sabtu (21/2/2026).

Mbay – Bawaslu Kabupaten Nagekeo melaksanakan kegiatan Bawaslu Goes to School di SMA Katolik St. Teresia Danga pada Sabtu (21/02/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pendidikan pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula, khususnya siswa kelas XI dan XII, melalui pemberian pemahaman mengenai kepemiluan dan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga demokrasi yang berintegritas.

Kepala Sekolah SMA Katolik St. Teresia Danga, Sr. Lusia Skolastika Maretcain menyambut baik kehadiran Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Nagekeo, Yohanes Emanuel Nane dan Blasius Timba, beserta staf sekretariat. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap program Bawaslu Goes to School yang menyasar pemilih pemula. “Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan kelak para siswa dapat mematuhi peraturan Pemilu dan turut menjaga kualitas Pemilu yang bersih,” ujarnya.

Sosialisasi materi “Mengenal Bawaslu” yang disampaikan oleh Yohanes Emanuel Nane dan Blasius Timba menekankan pentingnya peran generasi muda dalam demokrasi melalui pemahaman proses Pemilu serta fungsi pengawasan yang dilakukan Badan Pengawas Pemilihan Umum. Materi tersebut mencakup tugas Bawaslu dalam mengawasi seluruh tahapan Pemilu, upaya pencegahan dan penindakan pelanggaran, penyelesaian sengketa, serta pengawasan netralitas aparatur negara. Selain itu, disampaikan pula contoh pelanggaran yang sering terjadi seperti politik uang, kampanye di luar jadwal, penyebaran hoaks, penyalahgunaan fasilitas negara, dan ketidaknetralan aparatur. Generasi muda juga didorong untuk menjadi pengawas partisipatif dengan menolak politik uang, tidak menyebarkan hoaks, melaporkan dugaan pelanggaran, serta aktif dalam kegiatan pendidikan pemilih guna menjaga integritas Pemilu.

“Generasi muda perlu memahami proses Pemilu dan peran Bawaslu karena hasil Pemilu berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Kami berharap anak muda tidak hanya menjadi pemilih saat hari pemungutan suara, tetapi juga berperan aktif sebagai pengawas partisipatif dengan menolak politik uang, tidak menyebarkan hoaks, serta berani melaporkan dugaan pelanggaran demi terwujudnya Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” jelas Yohanes Emanuel Nane.

Pada sesi diskusi, para siswa terlihat antusias dengan mengajukan berbagai pertanyaan kepada narasumber, di antaranya mengenai perbedaan tugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu, urgensi keberadaan Bawaslu dalam penyelenggaraan Pemilu, serta langkah yang dilakukan Bawaslu dalam mengatasi praktik politik uang. Menanggapi hal tersebut, pemateri menjelaskan bahwa KPU berperan sebagai penyelenggara teknis Pemilu, sedangkan Bawaslu bertugas melakukan pengawasan agar seluruh tahapan berjalan sesuai aturan. Keberadaan Bawaslu dinilai penting sebagai lembaga pengawas untuk menjaga keadilan dan integritas Pemilu. Sementara itu, dalam penanganan politik uang, Bawaslu mengedepankan upaya pencegahan melalui sosialisasi dan pengawasan partisipatif, serta melakukan penindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan apabila ditemukan pelanggaran.

Para siswa kelas XI dan XII SMA Katolik St. Teresia Danga saat mendengarkan sosialisasi mengenai peran pengawas pemilu, pencegahan dan penindakan pelanggaran pemilu yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Nagekeo, Sabtu (21/2/2026).

Melalui kegiatan Bawaslu Goes to School ini, diharapkan kesadaran politik dan partisipasi aktif generasi muda dalam pengawasan Pemilu dapat terus meningkat. Bawaslu Kabupaten Nagekeo berkomitmen untuk terus memperluas edukasi kepemiluan kepada berbagai kalangan, khususnya pemilih pemula, sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Pemilu yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Nagekeo.

Penulis : Angga Setiawan
Editor   : Emilia Gamo